Atasi Krisis Air Bersih, Brantas Abipraya Percepat Pengerjaan SPAM di IKN

Armei Indra | Kamis, 06 Juni 2024 - 15:20 WIB

Pemain Garuda Select, David Maulana Foto : Jaringan Perpipaan Transmisi Air Minum SPAM Sepaku berfungsi mengalirkan air minum dari lokasi IPA menuju reservoir induk kapasitas 2×6.000 m3 dengan menggunakan pipa baja diameter 1.000 mm sepanjang 15,9 km.

Penajam Paser Utara – Air baku menjadi infrastruktur utama yang diperlukan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur. Serius menunjukkan peran aktifnya dalam membangun infrastruktur di IKN, PT Brantas Abipraya (Persero) melakukan percepatan pembangunan jaringan perpipaan transmisi air minum Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku. Berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, pembangunannya pun ditargetkan tuntas tahun ini.

“Dengan adanya SPAM Sepaku ini nantinya dapat meningkatkan kualitas penyediaan air minum bagi masyarakat. Brantas Abipraya membangun dua paket pekerjaan, diantara SPAM Sepaku Paket 1 sepanjang 5,343 km dan SPAM Sepaku Paket 2 sepanjang 10,528 km,” ujar Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.

Ditambahkan Sugeng Rochadi, ditargetkan SPAM di IKN ini akan beroperasi pada Juli 2024 mendatang. Mengingat target operasinya dilakukan pada Juli, Brantas Abipraya berupaya melakukan percepatan pada proyek tersebut. Jaringan Perpipaan Transmisi Air Minum SPAM Sepaku berfungsi mengalirkan air minum dari lokasi IPA menuju reservoir induk kapasitas 2×6.000 m3 dengan menggunakan pipa baja diameter 1.000 mm sepanjang 15,9 km.

Dalam pembangunannya, Brantas Abipraya menerapkan sistem manajemen terintegrasi para proyek SPAM ini. Hal ini dilakukan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang konstruksi ini untuk mencegah dan mengurangi risiko kegagalan konstruksi, kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, melalui pendekatan sistem berbasis risiko; meningkatkan hubungan dengan pihak-pihak yang berkepentingan; menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, serta ramah lingkungan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja, pencemaran lingkungan dan akibat kerja; meningkatkan kesadaran budaya risiko bagi seluruh Insan Abipraya yang teritegrasi dengan proses bisnis perusahaan serta dapat meningkatkan reputasi Brantas Abipraya.

“Sebagai agen pembangunan, tak hanya fokus membangun SPAM, Brantas Abipraya juga membangun beberapa infrastruktur air di IKN guna memastikan ketersediaan air bersih. Kami juga membangun bendungan di Kalimantan Timur, yaitu Bendungan Sepaku Semoi, 14 embung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku,” tutup Sugeng Rochadi.