Jokowi Angkat Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Kerja Sama IKN

Agung Nugroho | Kamis, 13 Juni 2024 - 15:32 WIB

Pemain Garuda Select, David Maulana Foto : Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengangkat Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).. Dok; Humas IKN

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengangkat Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penugasan presiden untuk Bambang Susantono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 39/M Tahun 2024 yang ditandatangani pada 11 Juni 2024.

"Pada tanggal 11 Juni 2024, Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 39/M Tahun 2024, tentang pengangkatan Bapak Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Presiden Untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan Ibu Kota Nusantara," kata Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana, kepada wartawan, Kamis (13/6/2024).

Ari menjelaskan ada sejumlah tugas yang harus dilakukan Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Presiden. Salah satunya mendorong masuknya investasi asing masuk ke IKN.

Sebagai Utusan Khusus Presiden, Bambang Susantono mempunyai tugas mendorong masuknya investasi asing di IKN, membantu pelaksanaan 'market sounding' pembangunan IKN baik dalam pertemuan ekonomi bilateral maupun internasional.

"Serta melaksanakan tugas lain yang berkaitan dengan kerja sama internasional pembangunan IKN yang diberikan oleh Presiden," lanjut Ari.

Diketahui, Bambang Susantono sebelumnya menjabat Kepala Otorita IKN. Beberapa waktu lalu, Bambang dan wakilnya, Dhony Rahajoe, mundur dari jabatan tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan ada alasan pribadi di balik mundurnya dua pucuk kepemimpinan Otorita IKN.

"Ditanyakan ke Pak Bambang dan pak Dhony karena alasannya alasan pribadi," ungkap Jokowi saat meninjau Istana Negara di IKN, Rabu (5/6/2024).

Sebagai gantinya, Jokowi menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menggantikan Bambang sebagai Plt Kepala Otorita. Sedangkan posisi Wakil Kepala Otorita digantikan oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni.(Agn)