Rakernas Ditjen Bimas Kristen 2025 Resmi Dibuka, Fokus pada Penguatan Program Strategis

Fuad Rizky Syahputra | Jumat, 21 Maret 2025 - 15:12 WIB


Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih dan anugerah-Nya, sehingga hari ini kita dapat berkumpul dalam Rapat Kerja Nasional Ditjen Bimas Kristen Tahun 2025.
Pemain Garuda Select, David Maulana Foto : Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung. Dok: Istimewa

Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) pada Kamis, 20 Maret 2025.

Acara ini diselenggarakan secara hybrid dengan pusat pelaksanaan di Jakarta, dihadiri oleh 50 peserta secara langsung (onsite) dan 250 peserta lainnya secara daring (online). (20/03)

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya RAKERNAS 2025.

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih dan anugerah-Nya, sehingga hari ini kita dapat berkumpul dalam Rapat Kerja Nasional Ditjen Bimas Kristen Tahun 2025. RAKERNAS ini dikemas sebagai forum kerja sekaligus temu sapa antara pimpinan interdenominasi gereja dan pimpinan pendidikan Kristen se-Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa RAKERNAS tahun ini mendapat kehormatan dengan kehadiran Menteri Agama RI, serta para pimpinan gereja aras nasional dan pimpinan pendidikan Kristen dari berbagai daerah. Kegiatan utama dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025, pukul 08.00 WIB.

RAKERNAS ini berfokus pada evaluasi program kerja tahun 2024 serta penyelarasan program Ditjen Bimas Kristen dengan enam dari delapan program prioritas Kementerian Agama. Dua program yang dikecualikan adalah yang berkaitan dengan pesantren dan haji.

Selain itu, laporan kinerja tahun 2024 telah disampaikan kepada Menteri Agama dan menjadi dasar dalam perbaikan kebijakan serta strategi pelaksanaan program ke depan. Forum ini juga menjadi ajang untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program serta merumuskan solusi guna meningkatkan efektivitasnya.

Dirjen mengajak seluruh peserta untuk mengikuti RAKERNAS dengan serius dan penuh tanggung jawab, baik yang hadir langsung maupun secara daring.

Ia menyoroti pentingnya partisipasi aktif, terutama dalam sesi daring, mengingat sering kali peserta hanya menampilkan foto profil tanpa benar-benar terlibat dalam diskusi.

“RAKERNAS ini bukan sekadar agenda formal atau seremonial, tetapi sebuah upaya untuk menyelaraskan persepsi dan mensinkronkan program-program baik di tingkat pusat, perguruan tinggi, maupun satuan pendidikan keagamaan Kristen di daerah. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kristen di Indonesia,” tegasnya.

RAKERNAS ini akan berlangsung hingga 22 Maret 2025, dengan agenda utama lainnya meliputi temu sapa antara pimpinan perguruan tinggi, pimpinan gereja interdenominasi, serta pimpinan pendidikan Kristen se-Indonesia.

“Semoga Tuhan menolong kita semua agar RAKERNAS ini dapat memberikan hasil yang positif dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Ditjen Bimas Kristen, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tuhan memberkati kita semua. Shalom,” pungkasnya.